Friday, December 20, 2019

Riwayat Penghina Nabi Muhammad di Indonesia dari Masa ke Masa



Penghujung tahun 2019, umat Islam Indonesia kembali diributkan dengan pernyataan kontroversial salah seorang anak dari presiden Indonesia pertama Soekarno, ia adalah Sukmawati Soekarno Putri. Setelah sebelumnya pernah menghina syariat Islam, kini Sukmawati menghina Nabi Muhammad.

Dalam sebuah video yang beredar, Sukmawati membandingkan ayahnya, Sokarno, dengan Nabi Muhammad. Pernyataan tersebut menyebabkan Sukmawati banjir kecaman dari umat Muslim Indonesia, bahkan

Wednesday, December 11, 2019

Buya Hamka: Fatwa Haram Perayaan Natal Bagi Umat Islam dan Melepaskan Jabatan



Buya Hamka merupakan ulama Indonesia asal Sumatra Barat. Tidak hanya dikenal sebaga pemuka agama Islam, Hamka juga seorang sastrawan, penulis, pejuang, budayawan, politisi dan wartawan. Sungguh beliau merupakan salah satu ulama yang langka sepanjang zaman di bumi Nusantara ini.

Nama lengkap ulama yang pernah menjabat sebagai ketua MUI pertama tersebut adalah Haji Abdul Malik Karim Amrullah, lalu disingkat dengan sebutan HAMKA. Sedangkan Buya berasal dari

Sunday, December 1, 2019

Update Status Dibayar Dolar


Sudah lama tidak meng-update blog ini. Lama tak terurus akibat malas menulis, sibuk dengan editing video. Maka dengan postingan ini semoga dapat meningkatkan kembali semangat menulis.

Tadi siang, Minggu 1 Desember 2019, dalam sebuah perjalanan tiba-tiba diguyur hujan lebat,  terpaksa saya harus menepi mencari tempat berteduh. Saya mampir di sebuah

Wednesday, October 16, 2019

Tafaqquh Video Tak Lagi Upload Video UAS




Tadi sore (16 Oktober 2019) saya membuka layar smartphone, lalu menyentuh aplikasi YouTube. Saya men-scroll layar untuk melihat rekomendasi video-video dari aplikasi tersebut yang menarik menurut saya. Lalu pilihan tertuju kepada sebuah vlog yang berjudul "UAS Mundur dari PNS, Inikah Sebab nya?". Sebuah video pada channel Abin Toro. Ia membahas tentang berita Ustad Abdul Somad yang mundur dari PNS UIN Suska.

Sambil menyimak, sebuah tulisan dalam kolom komentar vlog tersebut menarik perhatian saya. Komentar tersebut terlihat kontras dari sekian banyak komentar-komentar lainnya karena ditulis dengan huruf yang ditebalkan. Isinya pun sangat mengejutkan.

Saturday, May 25, 2019

Timun Kapur yang Dikirim Ayah dari Mimpi


Siang kemarin, Kak Yeni datang ke rumah untuk berbelanja bahan-bahan kue kepada Mamak. Saya berada di teras sedang mengecat dinding rumah, mengganti warna menjadi hijau yang sebelumnya kuning untuk nuansa baru rumah kami saat lebaran nanti. Di dalam, Mamak dan Kak Yeni terus mengobrol sambil memilih dan memasukkan ke dalam timbangan resep kue yang akan dibeli.

Entah apa yang mereka bicarakan di dalam, saya tak peduli walau terdengar sangat jelas di telinga. Saya fokus mengecat. Memang kebiasaan saya ketika sedang serius mengerjakan sesuatu, maka apa yang ada di sekeliling tak sedikitpun saya hiraukan.

Tiba-tiba Kak Yeni keluar terburu-buru, menghidupkan sepeda motornya, lalu pergi. Tak satu pun barang yang dibeli dibawa serta. Beberapa menit kemudian ia kembali dengan membawa dua buah Timun. Di kampung kami jenis Timun itu disebut "Timon Kapo" atau "Timun Kapur". Isinya putih seperti kapur. Buah itu diberikan Kak Yeni kepada Mamak.

Thursday, October 11, 2018

Suara Merdu Nadia, Gadis cantik asal Jawa Barat



Nadia Nur Fatimah merupakan seorang gadis bersuara merdu dari Jawa Barat. Suaranya terdengar sangat indah saat melantunkan ayat-ayat suci Alquran maupun bernyanyi. Gadis manis ini juga merupakan salah satu perserta MTQ Nasional 2018 di Medan Sumatera Utara.

Saya sangat mengagumi suaranya hingga saya menjadi salah satu Followernya di Instagram. Berbagai postingan terbarunya selalu saya tunggu-tunggu. Berikut ini merupakan salah satu satu video kemerduan suaranya dalam melantunkan lagu "Ummi".

Wednesday, October 10, 2018

Melacak Asal-Usul Masyarakat Meukek

pantai Labuhan Tarok

 Pertengahan 2006, itulah awal mula saya merantau ke ibukota Banda Aceh. Saya diantar oleh orang tua masuk ke sebuah pesantren. Di tempat ini saya tinggal di asrama, berbaur dengan orang-orang dari segala suku dan daerah yang ada di Aceh.

Saya berasal dari salah satu kabupaten yang paling jauh dari Banda Aceh, yaitu Aceh Selatan. Lahir dan besar di Kecamatan Meukek, Penduduk Aceh Selatan dihuni oleh 3 suku; Kluet, Aneuk Jamee (Minang), dan Aceh.

Riwayat Penghina Nabi Muhammad di Indonesia dari Masa ke Masa

Penghujung tahun 2019 , umat Islam Indonesia kembali diributkan dengan pernyataan kontroversial salah seorang anak dari presiden Ind...